Rabu, 02 November 2011

Cupcake si unyu yang lezat dimakan

Semua orang pasti punya cerita soal cupcake. Si imut unyu yang enak dimakan. Banyak yang bilang, cupcake itu bentuknya aja yang oke, dimakan gak enak. Kalo gitu bikin dong cupcake enak, buttercream enak, fondant enak. pasti enak deh. Saya akhirnya dapat resep cupcake enak...yaituh..pake premiks PONDAN "Classic". heheh...

Karena udah lama gak baking, jadi saya pake tepung premiks supaya trial 'n error saya sakseis.karena jujur untuk bikin cupcake pertama kalinya ini, saya pengen bolunya gak gagal.karena mau konsen bikin buttercream yang enak..:D Tapi untuk lebih menarik saya jadikan tiga warna, alias Rainbow Cupcake..Dan resep buttercreamnya saya dapet dari salah satu mama pinter Citta..yang ternyata dapet resep buttercreamnya dari Metariza. Kalau yang sering buka forum The Urban Mama, pasti familiar deh sama kedua mama kreatif ini.

Hasil buttercreamnya set, awet diluar berjam-jam dan enaaakkk....semua yang makan cupcake-nya bilang buttercreamnya enak sambil ngabisin cupcake hingga gigit terakhir:p.

Resepnya ini: ( yang ngasih resepnya Mama Citta..tapi dari blog metariza )
-125gr butter
-200gr gula
-1sdm susu cair
-icing sugar (waktu dikasih sama mama Citta gak ada takarannya, tapi saya pakai 100gr)
Terus ya udah mikser aja sampe set dan gulanya bercampur, sekitar 25-35menit. Lama ya? heheh..sekarang ngerti kan kenapa cupcake mahal?:D

Next time saya mau coba lagi pakai bolu bikin sendiri, bukan dari tepung premiks.

 Ini dia hasil cupcake bikinan saya
Buttercreamnya set, hiasannya standard pemula:D

Saya jadiin dalam rainbow cupcake...unyu kan?:D

Pake fondant bertuliskan ALIFAH..saya emang latihan buat ultah dia bulan Desember:)
Oya, sekedar infoin aja, saya coba juga buttercreamnya ini pakain mentega putih, hasilnya tetep enak dan lebih lembut juga....pokoknya recommended deh pake resep ini untuk cake atau cupcake buatan anda.




Selasa, 01 November 2011

Menu baru untuk Alifah yang 22 bulan

Sejak Alifah 1 tahun, saya harus lebih kreatif menyusun menu untuk dia. Sejak mulai makan bubur halus, sekitar usia 8 bulan, Alifah enggak mau makan satu menu dalam satu hari. Jadi seringkali saya masak 2 kali sehari hanya untuk dia. Terlebih Alifah suka sekali makanan yang kaya bumbu walaupun rasanya pada saat awal tanpa garam. yang saya ingat Alifah punya favorit adalah makan lele sungai yang biasanya saya pepes dengan bumbu maksimal tanpa gulgar saat dia usia 8bulanan. 

 Beberapa saat yang lalu saya coba kasih Alifah alternatif makanan lainnya. Salah satunya Gindara cheesy steak with mashed potato and tomato sauce. Bahannya jelas saja dari ikan gindara, kentang dan tomat segar serta bumbu dapur lainnya. masakan simple ini kurang disukai Alifah, karena saya salah juga mengolah ikannya dengan tepung bukannya dengan cara "saute". Karena saat kedua kalinya saya saute dia lebih suka.


Gindara cheesy steak with mashed potato and tomato sauce:D

Ini dia jadinya saat waktu ditepung..semua segar tanpa bahan yang diolah sebelumnya, dan tanpa MSG. Makanan ini cocok untuk batita yang sedang senang belajar makan sendiri. Selain ini, Alifah juga suka spaghetti bolognaise. Standar sih, tapi khusus untuk Alifah selalu saya tambahkan wortel dan jagung dalam saus bolognaisenya agar lebih sehat dan lengkap.


Healthy Spaghetti




Jadi menurut saya menyajikan makanan untuk si kecil bisa dibilang menuntut kreatifitas ibunya, kita harus pandai-pandai menyiasati mengolah sayuran dan jenis makanan lain yang si kecil kurang suka. Yang paling mudah sih dalam omelet atau pancake. Keingintahuan si kecil untuk bisa makan sendiri juga harus jadi alasan menyajikan makanan yang dia bisa makan dengan mudah tanpa bantuan dari orang lain. 

Gunakan aja bahan yang sederhana dengan penyajian yang spektakuler:D..agar anak tidak bosan...gunakan waktu sebaik-baiknya untuk mengenali kesenangan dan kebiasaan si kecil untuk urusan makan. Masak dengan cinta akan membuat si kecil makan dengan bahagia. Happy Cooking with Love


Senin, 31 Oktober 2011

Pho Noodle with beef sukiyaki and meatballs

Moms..ini resep lumayan deh buat anak2 juga bisa buat mamanya apalagi...simple gak mikir tinggal cemplung2 aja

bahan::
air putih 350ml
bawang merah 5siung,rajang
bawang putih 3buah,cincang
jahe 2cm geprak
daging sukiyaki 35gr/ daging sop potong tipis berlawan dng seratnya 35gr atau sesuai selera
bakso sapi 5buah
kwetiaw (rebus sebentar)
1 bh bunga lawang
1 bh kayu manis kira2 5cm
tahu cina/tahu sutera 10 potong
lada sesuai selera

pelengkap::
seledri/daun ketumbar
Kecap asin/kecap ikan (kalau kecap ikan asinnya lebih kuat)
kecap manis..pake bango /abc aja lebih enak
cabe rawit potong kecil
daun ginseng yg sudah dicelur (direbus sebentar)
tauge panjang celur sebentar
jeruk nipis

cara masak.
-- tumis bawang merah dan putih bersama jahe,bunga lawang dan kayumanis hingga harum,masukkan daging tumis hinga berubah warna
-- masukkan air, lalu bakso masak hingga mendidih, dan daging empuk.
-- tambahkan garam sedikit aja karena nanti kecap asin sangat kuat rasanya
--jika mau bisa tambah kadu alsultan atau Ajinomoto untuk yg suka.

cara hidangkan::
masukkan kwetiaw dalam mangkok sesuai selera -/+ 75-85gr,seledri,daun ginseng, tauge,kecap manis dan asin..lalu tuang kuahnya beserta bakso,daging dan tahunya. baru deh rawitnya sesuai selera,terus kasih jruknya deh..biasanya pho noodle ini kan kuahnya banyak banget..jadi klo resep diatas sih untuk 2 orang ...selamat cobaa moms

*sorry ga ada fotonya  karena ini resep lawas dan sedang ga diproduksi dengan alasan... keseringan bikin jadi bosen ya?:D*

Balada Terasi

Terasi? gak doyan? kalau gak doyan jangan ngaku orang Indonesia deh...*lebay*

Terasi itu eksotis..apa sih.coba deh..seperti durian..baunya ga sedap banget tapi kalau dimakan..napsuuuinn..hehe

Untuk yang belum tahu, terasi ini diolah dari udang. Makanya baunya lumayan 'wangi'. Diolahnya dengan cara difermentasi. Untuk orang Melayu ini disebut belacan. Tapi menurut saya terasi dan belacan itu beda, bedanya belacan lebih basah aja sih.

Saya sendiri sering masak pakai terasi untuk pindang, sambal, dan tumis. Dan saya termasuk penyetok terasi. Terasi datang dari berbagai daerah dengan ciri khas yang juga beda. Saya sudah coba dari Palembang, Medan, Cirebon dll. Dan pastinya terasi a la supermarket yang ternyata enak juga dan harganya lebih bersahabat.

ini dia hari dimana saya menghabiskan banyak terasi untuk masak padahal makannya hanya berdua:D
Silahkan ngilerrrrr yaa:D


Camilan iseng saat hujan

Sore hari Sabtu itu saat kami bertiga sudah siap jalan jalan tiba-tiba aja hujan deras gak pake berhenti mendera. Awalnya sih santai saja nonton DVD selang 1jam perut kami bertiga mulai protes. jadilah saya si tukang masak ini diteriaki si bapak karena kelaparan..hihih...barbar banget yaaa...

Akhirnya saya iseng goreng lumpia, karena udah bosen liat kurma isi hadiah lebaran dari tetangga yang bertonggok...duh bahasanya... yah akhirnya saya olah deh kurma itu.

LUMPIA KURMA KEJU
bahannya: kulit lumpia siap pakai, margarin, kurma, dan keju.
enggak ada takarannya.bebas sesuai selera aja.

Panaskan menteganya, masukkan kurma dan keju, masak sebentar lalu sisihkan. Masukkan kedalam kulit lumpia, lalu digoreng sebentar. Jadi deh... sajikan bersama kehangatan keluarga.enak deh:D...Dari si bapak, alifah dan saya sendiri juga doyan..hayoo dimasak...jangan lupa tambahin rasa cintanya...heheh...HAPPY COOKING!!

Bajabu, olahan ikan sejenis abon khas Makassar

Bajabu, bahasa aneh ya? Ini nama jenis makanan, yang saya kurang tahu apa artinya secara jelas. Yang pasti bajabu kalau dimakan pakai nasi panas..asli deh enak.

Sejak kecil bajabu hampir selalu ada di meja makan kami, tepatnya di dalam toples. Biasanya alamarhumah Mama memasaknya saat sabtu minggu, saat dia sedang tidak kerja. Bajabu sendiri masakan Makassar, dan mama asli Tegal yang pinter bikin masakan kampung Ayah, Makassar.

Saat sudah berumah tangga seperti saat ini, kadang ingin hanya makan makanan yang praktis saja. Nah bajabu ini bisa jadi contohnya. Saat ingin mencoba masakan ini, Mama sudah 4 tahun meninggal. Jadilah saya coba sendiri, tanpa bantuan siapapun. Alhamdulillah jadinya enak, bahkan saya sempat menjualnya saat bulan puasa. Hasilnya? Jangan ditanya..berakhir ke perut juga:D

 Resep Bajabu:

Bahan-bahan:
1kg ikan tongkol (kukus dengan garam dan lada, suir buang duri,sisihkan)
1kg santan (beli jadi di pasar) atau
1bungkus kara yang besar campur dengan sedikit air matang
*santan dimasak hingga minyaknya keluar +/- 1jam

 Bumbu yang dihaluskan:
3sdm ketumbar bubuk
4cm lengkuas
3cm jahe
10 buah bawang merah
6siung bawang putih
2sdm lada
4batang serai, rajang
garam secukupnya
gula sedikit

Cara memasak:
Masukkan suiran ikan tongkol yang sudah matang sebelumnya kedalam santan yang sudah mengeluarkan minyak. Masak hingga kering seperti abon. angin2kan,simpan dalam toples.

Banyak orang menggunakan bumbu yang lebih simpel. Tapi resep ini saya ingat betul karena saya selalu bantu Mama masak bajabu sampai sebelum beliau meninggal dunia. Banyak yang ketagihan dengan bajabu saya, dan yang pasti nenek saya yang asli orang Makassar sudah bisa bilang bajabu saya enak:)), yang asiknya ini cocok banget buat si kecil yang agak susah makan, karena rasanya gurih banget. cocok juga dimasukkan kedalam bubur kasar si kecil yang sudah mulai mengunyah. Jangan lupa masak dengan perasaan senang dan penuh rasa cinta yaaa...*jiaaahh*  Selamat Masak!!


It feels good to be back

Setelah berbulan-bulan lupa account dari blog ini dan lupa password..akhirnya saya bisa lagi ngebuka dan ngeblog lagi.

Banyak yang udah berubah dari dapur saya, karena saya tidak lagi berjualan makanan secara intens. hanya sekedar saat banyak waktu untuk mengerjakannya. Apalagi setelah setiap hari menerima telefon yang menanyakan kapan catering balitanya akan berjalan lagi. Sebenarnya ingin banget jawab, iya saya melayani catering khusus balita anda.

Tapi apa daya saat ini saya sedang tidak bisa melayani karena lebih faktor SDM sebenarnya. Jadi sekarang saya fokus untuk coba menyusun resep-resep saya yang masih sangat berantakan:D.

Menyadari saya sangat senang memasak, dan cukup hobi menyusun kalimat demi kalimat, saya coba dari blog ini dan berharap bisa secepatnya punya ebook resep rumahan yang bisa dijangkau siapa saja.